Episode 10
Budaya Kerokan (The Coining Culture)
Listen to Budaya Kerokan (The Coining Culture), a beginner-level Indonesian listening episode from JADI, with Indonesian and English captions and a full transcript.
Transcript: Budaya Kerokan
Every line of this episode in Indonesian, with the English translation underneath.
- 0:04
Jadi, journey to authentic and deep indonesian. Halo semuanya, selamat datang lagi di podcast ini.
So, the journey to authentic and deep Indonesian. Hello everyone, welcome back to this podcast.
- 0:13
Pernah nggak kalian lihat orang Indonesia yang ada garis-garis merah di leher atau punggungnya?
Have you ever seen an Indonesian person with red lines on their neck or back?
- 0:23
Mirip tulang ikan ya?
Kind of looks like fish bones, right?
- 0:25
Jangan panik, itu bukan karena mereka habis bertengkar atau kena cakar kucing.
Don’t panic, it’s not because they just got into a fight or were scratched by a cat.
- 0:34
Itu bekas kerokan.
It’s from a traditional treatment called kerokan.
- 0:38
Buat orang Indonesia, kerokan itu pengobatan ajaib yang populer banget.
For Indonesians, kerokan is a super popular magical remedy.
- 0:46
Bisa tebak kenapa orang Indonesia suka banget kerokan?
Can you guess why Indonesians love kerokan so much?
- 0:51
Pertama-tama, kita harus kenal satu istilah kesehatan yang cuma ada di Indonesia.
First, we need to get familiar with a health term that’s unique to Indonesia.
- 0:59
Masuk angin.
It’s called "masuk angin."
- 1:03
Itu kondisi kalau kamu pusing atau perut kembung atau nggak enak badan.
That’s the condition when you feel dizzy, have a bloated stomach, or just don’t feel well.
- 1:12
Orang Indonesia akan bilang,
Indonesians will ask,
- 1:15
Kamu masuk angin?
Are you feeling masuk angin?
- 1:18
Nah, obat terbaik untuk masuk angin itu kerokan.
Well, the best remedy for masuk angin is kerokan.
- 1:25
Alatnya sederhana.
The tools are pretty simple.
- 1:28
Kita cuma butuh koin dan minyak kayu putih atau balsam.
You just need a coin and some eucalyptus oil or balm.
- 1:35
Biasanya, punggung kamu akan diolesi minyak, terus digosok dan ditekan pakai koin sampai muncul garis-garis merah.
Usually, your back will be rubbed with oil, then scraped and pressed with a coin until red lines appear.
- 1:53
Semakin merah warnanya, katanya semakin banyak angin yang keluar dari tubuh kita.
The redder the lines, the more “wind” is said to be released from your body.
- 2:03
Buat kamu, kerokan mungkin kelihatan menyakitkan banget ya?
For you, kerokan might look really painful, right?
- 2:10
Kenapa tubuh disiksa kayak gitu?
Why put your body through that?
- 2:13
Tapi anehnya, buat orang Indonesia, kerokan itu rasanya enak dan bikin relax.
But strangely, for Indonesians, kerokan actually feels good and relaxing.
- 2:22
Karena habis kerokan, biasanya badan jadi lebih hangat dan sering bersendawa atau kentut.
After kerokan, your body usually feels warmer, and you often burp or pass gas.
- 2:33
Itu tandanya anginnya sudah keluar.
That’s a sign that the wind has been released.
- 2:38
Terus, kamu bisa minum teh hangat dan tidur.
Then, you can drink some warm tea and go to sleep.
- 2:44
Besok paginya, badan biasanya jadi segar lagi.
By the next morning, you usually feel refreshed again.
- 2:49
Itulah cara orang Indonesia mengatasi masuk angin.
That’s how Indonesians deal with masuk angin.
- 2:56
Jadi, kalau kamu lagi nggak enak badan di Indonesia,
So, if you’re not feeling well in Indonesia,
- 3:01
apa kamu berani coba kerokan?
would you dare to try kerokan?
- 3:04
Atau kamu tetap pilih minum obat dari dokter aja?
Or would you rather just stick to taking medicine from a doctor?
- 3:10
Oke, sampai disini dulu ya untuk episode 10.
Alright, that’s it for episode 10.
- 3:15
Sampai ketemu di episode depan.
See you in the next episode!
Comments